Skip directly to content

Our History

 

Pfizer percaya bahwa tanpa obat-obatan berkualitas, kesehatan kitalah yang dipertaruhkan.

Berawal dari aspirasi dua sepupu Charles Pfizer dan Charles Erhardt pada tahun 1849 di Brooklyn, New York City, Pfizer meniti tonggak suksesnya melalui produk pertamanya yaitu santonin, obat antiparasit, yang kemudian dilanjutkan dengan produksi asam sitrat dan beberapa produk lain yang turut mendorong pertumbuhan Pfizer pada waktu itu.

Adanya upaya Pfizer untuk terus mengembangkan keahlian dalam bidang teknologi fermentasi, yang lalu diaplikasikan ke dalam produksi antibiotik penisilin, terbukti setelahnya bahwa Pfizer berhasil mencetak kesuksesan dan pertumbuhan lebih pesat. Pada tahun 1950, Pfizer mengubah arah perkembangan usahanya (positioning) sebagai perusahaan farmasi berbasis riset, dan mengawalinya dengan program pengembangan obat-obatan melalui proses sintesis kimia.

Pada tahun 1959, Pfizer membentuk divisi kesehatan hewan (animal health); lalu setahun kemudian memulai laboratorium riset medis di Groton, Connecticut. Dalam kurun waktu singkat, Pfizer berkembang menjadi perusahaan farmasi terkemuka yang memenuhi kebutuhan dunia akan produk-produk farmasi. Selama beberapa dekade terakhir, pertumbuhan usaha Pfizer ditopang oleh sejumlah produk andalan yang dikenal luas seacara global, dan juga oleh penggabungan usaha (merger). Selama lebih dari 160 tahun perjalanan sejarah Pfizer, dan di seluruh negara tempat kami beroperasi, ada satu hal yang tidak berubah: yakni komitmen kami dalam menerapkan pengobatan inovatif untuk menemukan dan mengembangkan berbagai cara baru, dan bahkan cara lebih baik untuk mengobati dan mencegah penyakit serta meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat dunia.

Di bawah naungan Pfizer International (Pfizer Inc), produsen obat-obatan medis yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Pfizer Indonesia merupakan perusahaan farmasi multinasional yang berdiri pada 1969 dengan hanya 11 karyawan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. Seiring dengan berkembangnya usaha Pfizer, perusahaan meresmikan fasilitas pabriknya yang pertama di tahun 1971. Pada 1983, Pfizer Indonesia telah tercatat sebagai emiten Bursa Efek Jakarta (BEJ), dan pada tahun 1994 di Bursa Efek Surabaya (BES). Pada November 2002, Pfizer Inc menambah porsi kepemilikan di anak perusahaannya di Indonesia, PT Pfizer Indonesia, setelah terjadi pembelian kembali saham oleh pemegang saham minoritas yang selanjutnya tercatat di lantai bursa Surabaya melalui penawaran tender. Penawaran tersebut merupakan bagian dari strategi global Pfizer untuk sepenuhnya mengontrol anak-anak perusahaan di negara manapun Pfizer beroperasi.

Saat ini, Pfizer Indonesia mengoperasikan fasilitas manufaktur yang memproduksi beragam jenis obat medis guna memenuhi kebutuhan dalam negeri serta negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara. Didukung oleh lebih dari 700 karyawan, Pfizer Indonesia menyediakan obat-obatan dan solusi kesehatan pada setiap tahap kehidupan, dan berkomitmen penuh untuk bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan (stakeholders) untuk membangun Indonesia yang lebih sehat dan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.