Skip directly to content

10 Manfaat Musik Bagi Kesehatan

11/07/18
Merupakan hal yang menarik, mendengarkan sebuah lagu dapat membawa Anda kembali memori spesial atau dapat membuat Anda merasa bahagia, tenang atau bersemangat. Manusia lahir dengan kemampuan untuk membedakan antara musik dan kebisingan. Otak mempunyai perbedaan jalur untuk memproses bagian dari musik termasuk nada, melodi, irama dan tempo. Dan musik yang bertempo cepat dapat meningkatkan denyut jantung, pernapasan, dan tekanan darah. Sementara musik dengan tempo yang lambat cenderung mempunyai efek sebaliknya.
 
Walau dampak dari musik pada manusia tidak sepenuhnya dipahami, penelitian telah menunjukkan bahwa ketika kita mendengarkan musik kesukaan kita, otak kita mengeluarkan kimia yang disebut dopamin yang mempunyai efek positif pada suasana hati Anda. Musik dapat membuat kita merasakan emosi yang kuat, seperti kebahagiaan, kesedihan atau ketakutan - beberapa bahkan mempunyai kekuatan untuk menggerakkan hati kita. Menurut beberapa peneliti, musik juga dapat memiliki kekuatan untuk meningkatkan kesehatan.
 
Meskipun beberapa penelitian membutuhkan konfrimasi potensi manfaat musik bagi kesehatan, sejumlah studi menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat memiliki efek positif pada kesehatan, sebagai berikut:
  1. Memperbaiki suasana hati. Penelitian menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat menguntungkan tubuh kita, membantu mengatur emosi, dan menciptakan kebahagiaan dan relaksasi dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Mengurangi stress. Mendengarkan musik “santai” (umumnya dianggap memiliki tempo yang lambat, nada yang rendah, dan tidak mempunyai lirik) telah menunjukkan dapat mengurangi stress dan kecemasan pada orang yang sehat dan pada orang yang menjalani prosedur medis (contoh; operasi, gigi, kolonoskopi)
  3. Mengurangi kecemasan. Dalam penelitan terhadap orang dengan kanker, melakukan pengobatan sambil mendengarkan musik dapat mengurangi rasa cemas  dibandingkan mereka yang tidak mendengarkan musik.
  4. Memperbaiki latihan olahraga. Studi menunjukkan bahwa musik bisa meningkatkan latihan olahraga, stimulasi mental dan fisik dan performa secara keseluruhan.
  5. Meningkatkan daya ingat. Banyak penelitian menunjukkan bahwa irama dan melodi yang berulang-ulang membantu otak kita membentuk pola yang dapat meningkatkan memori otak. Dalam penelitian pada penderita stroke, mendengarkan musik membantu mereka lebih merasakan ingatan verbal, mengurangi kebingungan dan perhatian lebih fokus.
  6. Mengurangi rasa sakit. Studi terhadap pasien dalam proses penyembuhan operasi, menunjukkan bawah pasien yang mendengarkan musik sebelum, saat, dan sesudah operasi mengalami rasa sakit yang lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak mendengarkan musik.
  7. Memberikan kenyamanan. Terapi musik juga telah digunakan untuk membantu meningkatkan komunikasi, mengatasi, dan bentuk ekspresi dari emosi seperti rasa takut, kesepian dan amarah dalam pasien yang memiliki penyakit serius, dan pengobatan depresi.
  8. Meningkatkan kognisi. Mendengarkan musik dapat juga membantu orang dengan Alzheimer untuk mengingat memori yang hilang hingga membantu mempertahankan beberapa kemampuan mental
  9. Membantu anak-anak dengan gangguan spektrum autism. Studi menunjukkan anak-anak dengan gangguan spektrum autisme yang menerima terapi musik memperlihatkan perbaikan dalam interaksi sosial, keterampilan komunikasi dan perhatian,
  10. Menenangkan bayi prematur. Mendengarkan musik secara langsung seperti lagu pengantar tidur dapat mempengaruhi tanda-tanda vital, memperbaiki perilaku dan pola menyusui di bayi prematur, dan dapat juga menenangkan bayi prematur.
 
Referensi:
PP-CPF-IDN-0011-JUN-2018