Skip directly to content

5 Bahan Alami Bantu Hilangkan Nyeri

01/06/17

Saat seseorang mengalami sakit gigi, sakit kepala, nyeri pinggang atau merasakan jenis nyeri lainnya, umumnya mereka memilih pil anti nyeri. Sehingga banyak penderita nyeri yang pada akhirnya sangat bergantung pada obat-obatan pereda nyeri, yang dapat dibeli secara bebas di warung. Padahal mengonsumsi obat-obatan anti nyeri tanpa aturan, berisiko membawa efek samping yang tidak ringan. Bagaimanapun obat anti nyeri yang dijual tanpa resep juga obat kimia yang memiliki aturan penggunaan untuk menghindari efek samping dan potensi interaksi dengan obat lain.

Untuk nyeri ringan, ada beberapa pilihan terapi yang lebih aman, yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita. Banyak tanaman atau bumbu dapur di rumah yang dapat mengatasi peradangan yang kemudian menimbulkan nyeri. Penggunaan bahan-bahan alami untuk pengobatan sering disebut dengan pengobatan komplementer atau pengobatan alternatif. Tidak hanya herbal atau tanaman tetapi juga termasuk akupuntur, yoga, reiki dan sebagainya.

Berikut ini adalah contoh pengobatan alami nyeri yang tidak melibatkan obat-obat pereda nyeri:

Kulit Pohon Willow

Pohon willow atau pohon dedalu, terutama di bagian kulitnya, adalah cikal bakal aspirin, obat anti inflamasi dan anti nyeri yang sudah digunakan sejak berabad-abad lalu. Kulit pohon dedalu mengandung salisil, yang berfungsi sebagai bahan aktif anti nyeri. Dulu, orang akan memakan begitu saja kulit pohon dedalu ketika demam. Tetapi kini sudah tersedia dalam bentuk ekstrak yang bisa diseduh seperti daun teh, dalam bentuk kapsul atau sirop. Ekstrak kulit pohon dedalu dapat digunakan untuk membantu meredakan sakit kepala, nyeri punggung, dan sebagainya.

Meskipun alami, terlalu banyak mengonsumsi herbal ini dapat menyebabkan luka di lambung, seperti halnya aspirin. Sebaiknya gunakan dengan bijak dan hanya diberikan pada orang dewasa. Jika sudah menggunakan pereda nyeri dari apotek seperti parasetamol atau ibuprofen, jangan lagi mengonsumsi herbal ini karena akan meningkatkan risiko pendarahan.

Kunyit dan bumbu

Kunyit dikenal memiliki efek anti inflamasi yang dapat membantu meredakan nyeri pada penyakit osteoartritis, dan nyeri dada. Kandungan aktif pada kunyit, yaitu kurkumin, dikenal sebagai anti-inflamasi. Pada umumnya, kunyit aman digunakan, tetapi jangan overdosis karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Selain kunyit, rempah yang dapat membantu meredakan nyeri adalah Capsaicin, yang merupakan kandungan aktif cabai. Capcaisin meredakan nyeri dengan menghilangkan komponen yang terlibat pada datangnya sensasi nyeri di sistem saraf pusat dan perifer. 

Jahe juga diketahui dapat membantu meredakan nyeri terutama untuk nyeri otot dan persendian. Jahe mengandung fitokimia, untuk menghentikan peradangan.

Cengkeh

Cengkeh dapat digunakan sebagai penambah aroma masakan, namun bisa juga sebagai bahan obat alami. Minyak cengkeh, tentu sudah tidak asing lagi digunakan untuk segala kondisi. Cengkeh bermanfaat untuk meredakan sakit kepala, inflamasi pada artritis, dan sakit gigi. Kandungan aktif pada cengkeh adalah eugenol, yang merupakan pereda nyeri alami.

Akupuntur

Pengobatan kuno asal Tiongkok ini kini sudah digunakan dalam praktek kedokteran modern. Akupuntur adalah menekan titik-titik energi di tubuh atau “chi” menggunakan jarum. Untuk meredakan nyeri, jarum ditempatkan sesuai lokasi nyeri. Cara kerja akupuntur dalam meredakan nyeri adalah merangsang pelepasan serotonin, senyawa kimia otak yang membuat kita merasa bahagia. Beberapa nyeri yang dapat dibantu dengan akupuntur di antaranya migren, osteoartritis, dan nyeri kronik lain.

Terapi panas dan dingin

Ini adalah terapi menghilangkan nyeri yang paling mudah dilakukan di rumah. Ketika terjadi cedera otot, tendon atau ligamen, umumnya kita langsung menempelkan es untuk meredakan nyeri dan mengurangi bengkak. Es juga dapat ditempelkan pada kepala untuk meredakan sakit kepala. Tetapi untuk nyeri sendi, terapi panas lebih membantu dari pada es.

Pengobatan alamiah di atas mungkin hanya efektif untuk nyeri yang spesifik. Bisa juga rasa nyeri hilang karena sugesti. Tetapi ingat bahwa adanya nyeri menandakan ada sesuatu abnormal di tubuh kita baik hanya bersifat sementara atau sesuatu yang serius yang membutuhkan pemeriksaan dokter lebih lanjut.

 

Referensi:

http://www.healthline.com/health/pain-relief/surprising-natural-pain-killers#Overview1

http://www.everydayhealth.com/pain-management/natural-pain-remedies.aspx

 

WIDPAC0816111/09