Skip directly to content

Bekerja Berjam-jam Tidak Bagus untuk Kesehatan Perempuan

13/06/17

 

Perempuan pekerja seringkali menghabiskan waktu berjam-jam di kantor, layaknya pekerja pria. Ternyata rutinitas ini membawa risiko kesehatan berupa penyakit jantung, kanker dan penyakit kronis lainnya. Menurut penelitian, perempuan yang bekerja lebih dari 60 jam per minggu memiliki risiko mengalami penyakit jantung, kanker, artritis, dan diabetes sebesar 3 kali lebih tinggi dibandingkan perempuan yang tidak bekerja.

Bahkan meskipun jam kerjanya kurang dari 60 jam per minggu, seorang perempuan tetap memiliki risiko dan ini tidak ditemukan pada pria. Pada pria, bekerja berjam-jam memang meningkatkan risiko artritis, namun ketika jam kerjanya dikurangi antara 41-50 jam per minggu, maka risiko penyakit jantung menurun.

Mengapa bisa terjadi? Diduga, perempuan bekerja akan selalu berada dalam kondisi stress sehingga lebih rentan mengalami penyakit kronis. Pria sebenarnya menghadapi stress yang sama dalam bekerja, namun begitu sampai di rumah pria tidak dituntut menjadi ibu rumah tangga yang tanggungjawabnya melebihi pekerjaan di kantor. Pekerjaan rumah tangga termasuk mengurus anak, masih menjadi tanggungjawab seorang perempuan. Tak heran “jam kerja” seorang perempuan tidak hanya di kantor tetapi juga di rumah.

Sebelumnya juga pernah diteliti kaitan antara jam kerja yang panjang dengan kondisi kesehatan yang buruk. Ada kaitan langsung maupun tidak langsung. Orang yang bekerja berlebihan, misalnya, umumnya memiliki kebiasaan tidur dan diet yang buruk dibandingkan mereka yang jam kerjanya singkat. Dua hal ini adalah faktor yang menentukan kondisi kesehatan secara umum.

Sayangnya penelitian tidak menganalisis berapa jam waktu yang ideal untuk bekerja. Yang jelas, agar tetap sehat, dalam bekerja seseorang dituntut selalu dalam kondisi fisik, kognitif dan emosi yang baik.  Jika memungkinkan menghindari stress belebihan. Semakin tinggi tingkat stress dalam bekerja, maka risiko terkena penyakit kronis pun meningkat.

Inilah beberapa tips bagi ibu atau perempuan bekerja agar terhindar dari penyakit:

1. Tidur cukup harus menjadi prioritas

Waktu tidur yang ideal adalah 7-9 jam di malam hari, jika kurang maka keesokan harinya Anda berada pada kondisi fisik maupun emosi yang tidak bagus. Jangan menjadi orang yang mengorbankan waktu beristirahat demi pekerjaan. Selalu kurang tidur hanya akan menghasilkan karyawan yang tidak produktif, sakit-sakitan, serta memiliki mood dan perilaku yang buruk.

2. Utamakan diet sehat dengan cara sederhana

Saat bekerja jauhkan minuman yang kaya gula. Mengingat bekerja berjam-jam di kantor umumnya banyak diam atau tidak bergerak, maka konsumi gula adalah bencana. Lebih baik minum air putih sepanjang hari. Makan makanan bergizi yang mengandung zat gizi lengkap terutama protein akan sangat bagus. Protein berfungsi memperkuat otot dan meningkatkan metabolisme di saat jam sibuk. Selain itu, jangan meninggalkan sarapan.

3. Manfaatkan waktu luang untuk berolahraga

Ini adalah tantangan tersulit bagi ibu bekerja. Tetapi harus dilakukan dengan mulai dari latihan ringan dan durasi singkat, dan jika sudah terbiasa dilanjutkan ke latihan dengan intensitas sedang sampai berat dan dilakukan secara rutin.

 

Referensi:

http://www.courant.com/health/hc-womens-health-work-hours-20161101-story.html

http://www.huffingtonpost.com/john-fawkes/how-to-stay-healthy-when-_b_10424658.html

 

WIDPAC0817130/01