Skip directly to content

Bulan Kanker Payudara: Patient Navigator Faktor Penting Bagi Kesembuhan Pasien Kanker Payudara

05/11/20

Jakarta, 27 Oktober 2020 – Dalam rangka bulan Oktober sebagai bulan Peduli Kanker Payudara, Indonesian Cancer Information and Support Center Association (CISC) terus mendorong peran serta Patient Navigator (PN) dalam mendukung pasien kanker payudara melalui pendampingan selama proses pengobatan.

Keberadaan Patient Navigator, yang terdiri dari mereka yang telah berpengalaman dalam penanganan kanker, sangat penting dalam mencapai misi untuk memastikan akses perawatan kanker yang layak dan tepat waktu bagi pasien kanker payudara.  Layanan Patient Navigation menjadi strategi penting dalam memajukan akses pasien terhadap perawatan kanker payudara yang berkelanjutan, mulai dari skrining, deteksi, diagnosis, perawatan dan seterusnya, termasuk bagi pasien HR positif, HER2 negatif yang merupakan kasus kanker payudara tertinggi di dunia . 

Melihat pentingnya peran Patient Navigator sebagai faktor pendukung meningkatkan kualitas hidup pasien kanker, khususnya kanker payudara, Ketua Umum CISC Aryanthi Baramuli Putri mengatakan, “CISC terus mengadakan pelatihan bagi peserta program Focus Group kanker payudara, untuk  menjadi Patient Navigator atau pendamping, sehingga pasien kanker payudara dapat hidup lebih berkualitas, berarti dan bersemangat.”

Saat ini CISC telah meluncurkan program pelatihan Patient Navigator secara virtual yang didukung Pfizer Indonesia untuk anggota yang berada di DKI Jakarta, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan pada tanggal 31 Oktober 2020 di Semarang, Yogyakarta kemudian akan dilaksanakan di Batam, Padang, Sumatera Utara, Kalimantan Tengah dan Manado.

Patient Navigation merupakan wujud peran serta masyarakat secara aktif dan kreatif, dengan pengetahuan yang dipelajari untuk disebarkan, melalui kerjasama yang lebih erat dengan semua stakeholder kanker, khususnya sesama pasien kanker payudara dan dokter onkologi untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker payudara,” ujar Aryanthi.

 

Roadmap Patient Navigator

Prof. Dr. dr. Soehartati A. Gondhowiardjo, Sp.Onk.Rad(K), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi Indonesia (PORI) menjelaskan bahwa peran seorang Patient Navigator sangatlah sentral dalam memfasilitasi hubungan dengan pasien, komunitas dari berbagai lingkungan yang relevan, maupun dengan Tim Kesehatan.

 Patient Navigator bisa siapa saja, mulai dari tenaga sosial, perawat, dokter, terapis, dan sukarelawan.  “Tugasnya mengkoordinasi proses mendapatkan beragam pelayanan, mulai dari transportasi, pembiayaan, akses terhadap obat, membuat janji dengan dokter, dan lain-lain,” jelas Prof. Soehartati.                                 

Lebih lanjut Prof. Soehartati menjelaskan bahwa Patient Navigator berperan dalam memberikan informasi, memfasilitasi kebutuhan pelayanan kesehatan, memfasilitasi untuk membuat keputusan, memberikan dukungan psikologis, membantu untuk mencarikan bantuan, hingga identifikasi dan mengembangkan community support.

“Dengan dukungan Patient Navigator, diharapkan pasien dapat meningkatkan kesiapan emosional dan informasi terkait pengobatan dan setelah pengobatan, meningkatkan kepercayaan pasien terhadap keberhasilan terapi, serta kepuasan terhadap pelayanan dan pengobatan, sehingga pasien lebih percaya diri dan memiliki harapan dengan adanya dukungan sosial,” ujar Prof. Soehartati.

 

Kerentanan Pasien Terdiagnosa Kanker

Pasien yang terdiagnosa kanker menjadi lebih rentan dari biasanya, disebabkan oleh pemicu stress yang merubah kehidupannya. Faktor-faktor pemicu stress seorang pasien kanker meliputi diantaranya perubahan pada dinamika keluarga; batasan-batasan asupan makanan, waktu dan fungsional; hambatan keuangan, perubahan dalam pekerjaan, hubungan dengan anak buah, perubahan peran, perubahan pada fungsi seksual, dampak obat-obatan, hingga bayangan akan kematian.

“Pemicu kerentanan menjadikan pasien cenderung lebih pasif, sangat tergantung, oversensitif, menjadi manja, dan bahkan kerap bersedih,” jelas Yohana Domikus, M.Si, Psikolog, dalam paparannya tentang Konseling Pendampingan Pasien Kanker.

 Lebih lanjut  Yohana menjelaskan, “Tantangan ini akan menjadi lebih ringan jika didukung oleh lingkungan yang membantu dari kesejahteraan fisik, psikologis, sosial dan spiritual yang dapat dilakukan oleh Patient Navigator, dan pengobatan oleh Tim Kesehatan.”

 

Tips Sebagai Patient Navigator 

Dalam pelatihan Patient Navigation diberikan sejumlah tips sebagai Patient Navigator. Pertama, memahami dan berempati terhadap pasien serta menjadi pendengar yang aktif.  Kedua, mengajak patient group agar dapat saling mendukung. Ketiga, memotivasi dan  membantu pasien dalam merencanakan pengobatan yang benar sesuai saran dokter. Keempat, memberi masukan perencanaan pembiayaan pengobatan seperti syarat dan administrasi BPJS. Kelima, mendukung dan memberi masukan ke caregiver (keluarga) dalam membantu aktivitas sehari-hari pasien. Keenam,  memiliki kemampuan  komunikasi yang baik seperti berkomunikasi dengan layanan kesehatan.

Patient Navigation sangat luas sehingga pada tahap awal ini ruang lingkup Patient Navigation di CISC adalah seorang penyintas kanker yang telah terlatih untuk memberi dukungan psikososial dan informasi kepada pasien khususnya pasien kanker payudara dan keluarganya, sehingga pasien dapat menjalankan deteksi dini, diagnosa dan rangkaian pengobatan kanker berdasarkan medis dengan lebih baik” tutur Aryanthi.

Ulasan tentang Patient Navigator, dapat disimak melalui:

 

Tentang ASA DARA

Program ASA DARA merupakan program kepedulian terhadap kanker payudara yang diinisiasi oleh Pfizer Indonesia. ASA DARA terbagi atas tiga pilar utama yaitu Asah, Asih, Asuh. “Asah” merupakan program edukasi mengenai kanker payudara HR positif, HER2 negatif; “Asih” sebagai program bantuan pasien untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dengan memberikan kenyamanan serta keringanan dalam memperoleh terapi dari Pfizer setelah pasien berkonsultasi dengan dokter ahli kanker atau spesialis; dan “Asuh” sebagai program bagi pemerhati dan pendukung kanker payudara metastatis melalui dukungan psikososial yang dibutuhkan pasien kanker payudara metastatis HR positif, HER2 negatif dengan bekerja sama dengan komunitas kanker.

 

Tentang CISC

Indonesian Cancer Information and Support Center Association (CISC), merupakan organisasi pasien kanker yang berdiri sejak 2003 dengan visi menuju Indonesia Peduli Kanker. Adapun misi CISC adalah untuk memberikan dukungan psikososial bagi penderita maupun keluarga; meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang kanker dan pentingnya deteksi dini; memfasilitasi hubungan yang harmonis antar berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan kanker; menyediakan informasi yang tepat dan terkini tentang kanker; serta membentuk dan memperkuat jejaring internal dan eksternal untuk mendukung kegiatan lembaga. Kegiatan utama CISC meliputi Support Group, edukasi dan pelatihan seputar kanker, serta Rumah Singgah dan advokasi. 

 

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi: 

Indonesian Cancer Information and Support Center Association (CISC)
Sri Suharti
Tel: 0896-8693-3137
E-mail: cancerclubcisc@gmail.com 

Emerson Asia Pacific
Ivony
Tel: +6221 7883-2223
E-mail: ivony@emerson.co.id