Skip directly to content

Cara Mudah Turunkan Biaya Perawatan Penyakit Jantung

13/06/17

 

Penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia. Seseorang yang sudah terdiagnosis menderita penyakit jantung harus menjaga kondisi tubuhnya dengan sangat hati-hati, rajin minum obat, dan menghindari semua faktor risiko seperti berhenti merokok, menjaga berat badan, dan diet sehat. Semua langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi serangan jantung berulang, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Tahukah Anda, ada cara mudah menurunkan biaya perawatan penderita penyakit jantung? Caranya, dengan berolahraga secara teratur. Ini bukan sekadar himbuan semata, melainkan sudah dibuktikan melalui penelitian. Jika penderita penyakit jantung masih takut-takut atau masih mencari alasan apa pentingnya berolahraga setiap hari, mulai saat ini buang jauh-jauh keraguan untuk berolahraga.

Menurut sebuah penelitian, penderita penyakit jantung yang rutin melakukan olahraga intensitas sedang selama lebih kurang 30 menit minimal lima kali dalam seminggu, dapat menghemat biaya berobat sampai 2.500 dolar Amerika, atau hampir 30 juta rupiah! Penelitian ini sudah dimuat dalam Jurnal American Heart Association.

Yang dimaksud olahraga intensitas sedang adalah olahraga yang menghasilkan sedikit keringat atau hanya sedikit meningkatkan napas dan detak jantung, misalnya jalan cepat, memotong rumput, atau bersih-bersih. Bagi yang memiliki kekuatan lebih, bisa meningkatkan intensitasnya dengan lari, berenang atau aerobic cukup masing-masing 25 menit 3 kali seminggu.

Apa kaitan berolahraga dengan menurunnya biaya perawatan? Ternyata meskipun hanya dengan olahraga intensitas sedang 150 menit seminggu saja, sudah dapat menurunkan komplikasi dan risiko kematian akibat penyakit jantung. Menurunnya komplikasi artinya terhindar dari risiko dirawat di rumah sakit, yang tentu saja menambah biaya di luar biaya obat-obatan yang harus rutin dikonsumsi setiap hari. Sayangnya, menurut penelitian, hampir sepertiga penderita penyakit jantung gagal melakukan olahraga secara rutin.

Siapa saja yang direkomendasikan melakukan olahraga rutin? Dalam penelitian ini, mereka yang mendapatkan manfaat dengan olahraga adalah penderita penyakit kardiovaskular, termasuk penderita penyakit arteri koroner, stroke, serangan jantung, gangguan irama jantung atau penderita penyakit arteri perifer. Mereka inilah golongan penderita penyakit yang mengeluarkan biaya cukup tinggi untuk perawatan sehari-hari.

Pada beberapa artikel ilmiah sudah banyak dinyatakan bahwa tidak ada satupun penyakit yang tidak mendapatkan manfaat dari olahraga. Hanya karena mengidap penyakit jantung atau pernah mengalami serangan jantung, tidak berarti sesorang harus diam dan tidak berolahraga sama sekali. Berikut ini adalah manfaat berolahraga untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah:

  • Menguatkan otot jantung dan sistem kardiovaskular
  • Memperbaiki sirkulasi darah dan membantu tubuh menyerap oksigen lebih baik.
  • Memperbaiki gejala gagal jantung
  • Menurunkan tekanan darah
  • Memperbaiki kadar kolesterol

Tidak ada kata terlambat untuk memulai hal yang baik, namun ada baiknya konsultasikan dengan dokter untuk memastikan olahraga yang aman. Tanyakan pada dokter saat konsultasi, seberapa banyak Anda boleh berolahraga, apa jenis olahraga yang aman, dan bagaimana menyesuaikan jadwal minum obat dengan waktu berolahraga.

Setelah berolahraga rutin, jangan lupa untuk terus melakukan kunjungan ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan secara rutin. Meskipun Anda merasa baik-baik saja setelah berolahraga, jangan melakukan olahraga yang berlebihan atau olahraga isometrik seperti sit-up dan push up. Hentikan aktivitas olahraga jika kelelahan atau sesak napas. Laporkan setiap gejala yang dirasakan saat olahraga dengan dokter. Jangan lupa, bahwa manfaat olahraga bagi penderita penyakit kardiovaskular akan optimal jika disertai gaya hidup sehat, yakni menghindari stress, dan selalu diet makan sehat.

 

Referensi:

http://www.reuters.com/article/us-health-fitness-heart-costs-idUSKCN11E2H4

http://www.webmd.com/heart-disease/encouraging-safe-exercise#1

http://jaha.ahajournals.org/content/5/9/e003614.full?sid=bef71785-6016-42e8-9091-2e46305dbf08

 

WIDPAC0816111/09