Skip directly to content

Empat Langkah Kendalikan Hipertensi

22/06/17

Berapa kali dalam setahun Anda memeriksa tekanan darah? Tekanan darah tinggi atau hipertensi, kadang tidak disadari kehadirannya karena memang tidak bergejala. Jadi tanpa mengukur tekanan darah, mustahil hipertensi terdeteksi. Pada beberapa orang, tekanan darah mencapai 140/90 atau lebih tinggi lagi, tidak menunjukkan gejala apapun. Jika tekanan darah dibiarkan selalu tinggi dalam jangka waktu yang lama, atau sudah menjadi hipertensi, maka bencana sudah di depan mata.   

Di Indonesia, setidaknya ada 25-30% penduduk mengalami hipertensi. Tetapi ini adalah data yang tercatat. Di luar itu, diyakini ada lebih banyak lagi penderita hipertensi yang tidak terdeteksi karena tidak pernah melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Hipertensi adalah salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi. Penderita hipertensi sangat berisiko mengalami stroke, serangan jantung, penyakit ginjal kronis, kebutaan dan penyakit pada organ-organ lainnya.

Mengingat akibat hipertensi yang mematikan, maka ada beberapa hal tidak boleh dilupakan dan diabaikan tentang hipertensi ini.

Pertama, 95% hipertensi dapat dicegah. Mencegah akan selalu lebih baik daripada mengobati. Meskipun Anda berasal dari keluarga tanpa riwayat hipertensi, bukan berarti Anda tidak dapat menderita hipertensi. Lakukan cek tekanan darah secara rutin ke pelayanan kesehatan, minimal setahun sekali.

Kedua, usahakan mengurangi konsumsi lemak hewani seperti daging berlemak dan perbanyak makan ikan, sayur dan buah. Hipertensi dapat timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat seperti makan tinggi garam, berat badan berlebihan, kurang aktivitas fisik, stress, merokok, dan sebagainya. Hindari semua kebiasaan buruk tersebut. Membatasi asupan garam penting karena garam menyebabkan retensi atau menahan cairan dalam darah sehingga volume darah meningkat dan menyebabkan tekanan darah meningkat.

Ketiga, jangan malas bergerak. Bergerak tidak harus dengan olahraga di pusat kebugaran yang mahal. Beraktivitas fisik di rumah, banyak berjalan kaki, dan menggerakkan badan selama 30 menit sehari sudah cukup untuk mencegah penyakit hipertensi.

Keempat, hindari stress berlebihan. Lakukan relaksasi seperti meditasi atau yoga untuk menurunkan ketegangan pikiran. Selain itu hiduplah dengan gembira.

Keempat langkah tersebut telah dibuktikan jika dilakukan rutin selama dua bulan maka sangat efektif mengendalikan tekanan darah. Jika tekanan darah tetap tinggi, jangan putus asa karena dengan bantuan obat-obatan yang tepat diberikan oleh dokter, hipertensi dapat dikendalikan.

Pengendalian hipertensi sangat penting mengingat hampir separuh penderita hipertensi tidak menyadari dirinya mengidap tekanan darah tinggi. Maka si “pembunuh diam-diam” ini tanpa disadari menggerus dan merusak pembuluh darah kita di semua organ tubuh dan menyebabkan penyakit.

 

Referensi:

https://guardian.ng/features/what-you-need-to-know-about-the-silent-killer-called-hypertension/

http://www.webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/news/20170111/high-blood-pressure-often-undiagnosed-untreated

 

PP-CPF-IDN-0066-AUG-2018