Skip directly to content

Gejala Penyakit yang Tidak Boleh Diabaikan Pria

18/07/17

 

Ketika seorang pria mengalami pendarahan serius, nyeri dada yang tidak tertahankan atau demam tinggi yang mengkhawatirkan, maka dengan segera ia akan mencari pertolongan ke dokter. Tetapi jika gejala yang dirasakan masih dapat ditahan, para pria umumnya cuek dan mengabaikan begitu saja. Padahal gejala ringan sekalipun bisa merupakan gejala penyakit yang serius.

Menurut penelitian, pria memang sedikit lebih malas ke dokter dibandingkan wanita. Sudah menjadi rahasia umum jika para pria sering melewatkan waktu melakukan cek kesehatan rutin, mengabaikan gejala penyakit, dan menunda melakukan pemeriksaan ke dokter. Tidak semua gejala yang dirasakan merupakan tanda penyakit serius, tetapi lebih baik antisipasi dari awal sebelum terlambat, bukan?

Inilah beberapa gejala yang harus diwaspadai kaum pria. Ingat bahwa diagnosis dan terapi dini dapat menyelamatkan nyawa:

Napas Pendek

Serangan jantung tidak selalu ditandai dengan nyeri dada. Gejala serangan jantung dapat berbeda pada masing-masing individu.  Napas pendek adalah salah satu gejala awal serangan jantung. Sebagai contoh, ketika dengan aktivitas jalan kaki biasa Anda sudah merasa tersengal-sengal, bisa jadi ini adalah tanda iskemia koroner atau ada penyempitan sebagian pembuluh darah koroner.  Ketika penyempitan menjadi total, artinya tidak ada aliran darah ke jantung karena pembuluh darah tersumbat 100%, maka terjadilah serangan jantung. Maka jangan abaikan napas yang pendek, apalagi disertai rasa seperti terhimpit di dada.

Berat badan turun tanpa sebab

Kecuali tengah menjalani diet, berat badan yang turun tanpa sebab adalah tanda bahaya. Salah satunya, gejala kanker. Segera hubungi dokter jika Anda mengalaminya.

Semua gejala terkait gangguan pencernaan dan berkemih

Feses (buang air besar) yang berdarah atau warnanya yang tidak biasa, sembelit kronis berlangsung berminggu-minggu, adalah gejala gangguan pada organ sistem pencernaan yang tidak boleh diabaikan. Ini dapat merupakan gejala kanker usus besar. Selain itu pria harus waspada dengan gangguan berkemih, misalnya menjadi terlalu sering kencing atau kencing tidak tuntas, yang bisa menjadi salah satu indikator gangguan prostat.

Mendengkur parah

Mendengkur adalah gejala obstructive sleep apnea yang dapat menyebabkan gangguan (henti) bernapas saat tidur. Jika dibiarkan berlarut-larut, dapat memicu penyakit kardiovaskular. Penelitian menunjukkan sleep apnea berkaitan dengan obesitas dan Diabetes Melitus tipe 2.

Benjolan di payudara

Karena Anda pria, bukan berarti terbebas dari kanker payudara. Jangan salah, sekitar 2.600 pria di Amerika didiagnosis kanker payudara setiap tahun. Kebanyakan ditemukan di usia 60-70 tahun. Maka jangan abaikan setiap temuan massa atau benjolan yang tidak biasa di payudara pria.

Agar terhindar dari penyakit mematikan tersebut, pria pun wajib melakukan pemeriksaan rutin secara menyeluruh, mulai dari kesehatan jantung, prostat, paru, hingga saluran pencernaan. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

 

Referensi:

http://www.healthline.com/health/mens-health-symptoms#Othersymptoms4

http://www.webmd.com/prostate-cancer/features/routine-tests-men

 

PP-CPF-IDN-0062-AUG-2018