Skip directly to content

Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (ITP), Penderita Mudah Mengalami Pendarahan

13/06/17

 

Idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP) adalah penyakit di mana penderitanya mudah sekali mengalami pendarahan akibat kadar platelet yang rendah. Platelet adalah sel-sel darah yang berfungsi membantu proses pembekuan darah. Penyebabnya adalah karena sistem imun tubuh salah menyerang platelet yang dianggap musuh, sehingga ITP dikategorikan penyakit autoimun.

ITP dapat terjadi sejak anak-anak maupun saat dewasa. Pada anak, umumnya ITP terjadi paska infeksi virus dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa terapi khusus. Sementara pada orang dewasa, proses diagnosisnya seringkali membutuhkan waktu lama.

ITP juga memiliki derajat keparahan yang berberda. Ada penderita yang jumlah plateletnya tidak terlalu rendah sehingga pendarahan tidak sering terjadi. Pasien jenis ini tidak memerlukan pengobatan. Tetapi ITP dengan gejala klinis yang berat hingga menyebabkan trombositopenia, yakni kondisi di mana jumlah platelet sangat rendah, maka kecenderungan penderita untuk mengalami pendarahan sangat tinggi. Gejalanya antara lain mudah terjadi memar (purpura) dan bintik-bintik merah di kulit akibat darah merembes ke pembuluh darah kapiler di kulit. Yang paling berbahaya adalah jika terjadi pendarahan di dalam otak yang dapat berakibat fatal.

Jumlah penderita ITP di dunia sekitar 9,5 kasus per 100.000 orang dewasa. Lebih banyak perempuan dibandingkan pria yang menderita ITP. ITP tidak dapat disembuhkan, namun pengobatan dapat membantu penderita untuk tidak mengalami kekambuhan bahkan dalam jangka waktu lama.

ITP dengan keparahan sedang hanya memerlukan pemantauan kadar platelet secara berkala. Pengobatan yang diberikan ketika penyakit memburuk di antaranya obat-obatan untuk meningkatkan jumlah platelet, pembedahan atau pengangkatan limpa (splenektomi), dan pemberian obat-obatan untuk menekan sistem imun.

Penderita ITP dapat hidup normal dengan melakukan beberapa pencegahan agar tidak terluka, misalnya menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan cedera, mewaspadai setiap gejala infeksi dan tidak sembarang mengonsumsi obat karena dapat memperburuk kondisi.

 

Referensi :

http://emedicine.medscape.com/article/202158-overview

http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/idiopathic-thrombocytopenic-purpura/home/ovc-20201208

 

PP-CPF-IDN-0048-AUG-2018