Skip directly to content

Kenali Tahapan Menopause

18/07/17

 

Menopause umumnya dimulai di usia menjelang 50 tahun. Tetapi seperti halnya karakteristik fisik setiap perempuan berbeda, maka proses menopause inipun tidak selalu sama. Ada yang sudah memulai proses menopause di usia 30 tahun, dan sebagian perempuan baru mengalami tanda-tanda menopause di usia menjelang 50 tahun. Dengan kata lain, proses menopause ini dapat terjadi di usia berapapun, dengan gejala yang juga tidak sama.

Terkait proses menopause, ada tiga istilah yang harus dipahami setiap perempuan, yakni premenopause, perimenopause dan postmenopause. Tahap pertama menopause disebut premenopause yang diawali dengan penurunan produksi hormon estrogen. Hal ini menyebabkan gejala berupa mentruasi yang semakin jarang atau tidak teratur. Kadang di  tahap ini perempuan juga mulai marasakan berat badan yang bertambah, sering sakit kepala, dan mudah lupa.

Perimenopause atau tahap transisi ini dapat berlangsung dalam hitungan bulan atau bertahun-tahun, tergantung berapa jumlah sel telur yang dimiliki seorang perempuan. Masa perimenopause adalah pelepasan sel-sel telur terakhir yang dimiliki seorang perempuan.

Ketika tahap ini berakhir, artinya seluruh sel telur tersisa sudah dilepaskan, maka seorang perempuan memasuki tahapan menopause yang sesungguhnya. Menopause ditandai dengan tidak terjadi menstruasi selama lebih dari 12 bulan. Pada tahap ini estrogen sudah tidak lagi diproduksi, sehingga akan berdampak pada beberapa keluhan seperti sengatan panas (hot flashes), berkeringat, depresi, sulit tidur dan ketidaknyamanan lainnya.

Tahap terakhir adalah postmenopause, yang merupakan kelanjutan menopause di mana pada tahap ini ada risiko muncul berbagai gangguan kesehatan yang cukup serius, seperti kanker ovarium, payudara, atau kanker usus besar. Ketiadaan estrogen juga menempatkan seorang perempuan pada risiko osteoporosis dan penyakit kardiovaskular.

Meskipun setiap perempuan sudah siap akan kehadiran menopause, ada kalanya mereka tidak siap dengan gejala perimenopause yang datang lebih dini. Terkadang menstruasi tidak teratur, perubahan emosi yang mengganggu dan sengatan panas sudah dirasakan di usia awal 40 tahun membuat sebagian perempuan merasa belum siap menghadapi menopause.

Rata-rata masa perimenopause berlangsung 4 tahun, dan tentu sangat tidak nyaman bagi perempuan yang mengalaminya. Tidak perlu panik karena proses menopause yang dimulai lebih awal pada sebagian perempuan adalah normal. Untuk memastikannya dapat dikonsultasikan pada dokter, sekaligus mendapatkan saran bagaimana mengatasi gejala yang mengganggu.

Ada beberapa cara untuk meringankan gejala, mulai dari pengobatan sampai mengubah gaya hidup. Bagi yang gejalanya cukup berat, dapat menjalani terapi penggantian estrogen untuk meredakan gejala fisik dan konsumsi antidepresan dosis rendah untuk menstabilkan mood. Gejala perimenopause ringan cukup diatasi dengan mengubah gaya hidup dengan menghndari kafein, rokok dan alkohol serta menjalani diet sehat.

 

Referensi:

http://www.sheknows.com/health-and-wellness/articles/1131113/perimenopause-symptoms

http://www.lansingstatejournal.com/story/sponsor-story/mclaren-greater-lansing/2017/02/02/menopause-everything-you-need-know/97361258/

 

PP-CPF-IDN-0072-AUG-2018