Skip directly to content

Pangkas Kadar Kolesterol, Selamatkan Jantung

05/08/17

 

Kolesterol tinggi atau hiperkolesterol adalah salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular. Kadar kolesterol tinggi berkontribusi pada pembentukan plak pembuluh darah yang menyumbat aliran darah. Jika menyumbat pembuluh darah di jantung dapat menyebabkan serangan jantung, dan jika menyumbat pembuluh darah ke otak dapat menyebabkan stroke.

Maka mengendalikan kolesterol sangat penting. Salah satunya melalui diet. Tetapi selama ini ada banyak salah persepsi terkait makanan dan kolesterol. Tak jarang pakar diet merekomendasikan semua suplemen yang diklaim dapat menurunkan kadar kolesterol. Padahal belum tentu juga bermanfaat.

Belum lama ini perkumpulan ahli bedah dari Amerika menyatakan bahwa tidak semua diet dengan suplemen atau bahan makanan tertentu terbukti menurunkan kadar kolesterol, bahkan sebagian justru membahayakan bagi kesehatan.

Langkah paling bijaksana mengendalikan kadar kolesterol adalah dengan cara yang konvensional dan tidak dengan cara ektrem serta mahal. Penelitian yang dilakukan secara mendalam di Amerika tentang diet terbaik untuk menurunkan kadar kolesterol akhirnya menyimpulkan hal-hal berikut:

Kurangi konsumsi telur

Tahun 2015 sempat dikeluarkan rekomendasi untuk menurunkan batas aman konsumsi makanan mengandung kolesterol. Tetapi faktanya, beberapa jenis makanan sebaiknya tetap dibatasi seperti telur. Bagian telur yang sangat tinggi kadar kolesterolnya adalah kuning telur, dan bagian putih telur justru direkomendasikan.

Minyak zaitun tetap terbaik
Minyak zaitun dinobatkan sebagai minyak paling ramah untuk kesehatan jantung, selama penggunaannya juga tidak berlebihan. Minyak kelapa sawit yang banyak digunakan secara luas sebaliknya dikurangi  karena dapat meningkatkan risiko demensia atau pikun.

Jus buah

Buah dan sayur adalah makanan paling sehat untuk kesehatan jantung. Pakar nutrisi menyerankan mengonsumsi buah dan sayur dalam bentuk jus, selain zat gizi dan kalorinya tetap terjaga, juga lebih mudah dikonsumsi dan diserap oleh tubuh. Tetapi tentu saja tidak perlu diberi tambahan gula lagi.

Jika diet sudah sehat, maka tidak perlu lagi mengonsumsi berbagai suplemen maupun antioksidan untuk kesehatan jantung. Seseorang yang sudah mampu melakukan diet sehat umumnya juga akan dibarengi gaya hidup yang juga sehat, misalnya dengan rutin berolahraga, tidur cukup dan tidak merokok.

 

Referensi :

http://www.dailymail.co.uk/health/article-4264542/Cut-eggs-forget-antioxidant-pills-STOP-juicing.html

http://www.webmd.com/heart-disease/guide/heart-disease-lower-cholesterol-risk#1

http://circ.ahajournals.org/content/110/5/637

 

PP-CPF-IDN-0076-AUG-2018