Skip directly to content

Tak Semua Nyeri Dada Disebabkan Serangan Jantung

25/10/17

Anda mungkin sering mendengar istilah “angina pektoris” ketika mengunjungi dokter. Angina pektoris adalah suatu istilah medis untuk nyeri dada atau ketidaknyamanan yang disebabkan penyakit jantung koroner. Rasa tidak nyaman di dada ini terjadi akibat berkurangnya suplai darah yang kaya oksigen ke otot jantung. Angina bukan penyakit, tetapi biasanya gejala dari penyakit lain seperti penyakit jantung koroner. 1,2

Nyeri dada adalah salah satu penyebab kunjungan ke instalasi gawat darurat. Nyeri dada yang dirasakan sangat tergantung intensitas, durasi dan lokasi nyeri dada. Ketika mengalami nyeri dada pertama kali, tentu pikiran pertama yang timbul adalah serangan jantung. Tidak salah, mengingat 13% kunjungan ke instalasi gawat darurat akibat nyeri dada memang serangan jantung.

Ada banyak penyebab nyeri dada selain kelainan jantung. Penyebab nyeri dada yang bukan disebabkan penyakit jantung bermacam-macam, di antaranya penyumbatan pembuluh darah di paru atau disebut emboli paru. Penyebab lain adalah infeksi paru, radang pada empedu dan pankreas, batu empedu.3 

Nyeri dada yang bukan angina atau tidak disebabkan penyakit jantung koroner sering disebut non-cardiac chest pain (NCCP). NCCP ini umumnya dirasakan di belakang tulang dada dengan tipe nyeri seperti tertindih beban berat. Seperti halnya angina, NCCP ini dapat menjalar ke leher, lengan kiri dan punggung. Salah satu penyebab NCCP adalah GERD (Gastroesophagela reflux disease) yaitu naiknya asam lambung ke kerongkongan yang menyebabkan dada serasa terbakar (heartburn). 4,5

NCCP sering didiagnosis sebagai angina karena memang gejalanya sulit dibedakan. Mengapa? Jantung dan kerongkongan dua-duanya berada di rongga dada (toraks) dan memiliki tipe saraf yang sama. Sehingga gangguan pada jantung atau kerongkongan akan merangsang saraf nyeri yang sama dan sensasi yang dirasakan cenderung sama. 4 

Apapun penyebabnya, nyeri dada tidak dapat diabaikan. Segera pergi ke dokter atau instalasi gawat darurat ketika mengalami nyeri dada. Apalagi bagi yang memiliki risiko penyakit jantung koroner seperti kegemukan, hipertensi, kolesterol tinggi, merokok, diabetes, atau memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

 

Referensi:

1.American Heart Association. Angina (Chest Pain). Available from : http://www.heart.org/HEARTORG/Conditions/HeartAttack/DiagnosingaHeartAtt... (cited Sept 2017)

2.American Heart Association. Angina Pectoris (Stable Angina). Available from : http://www.heart.org/HEARTORG/Conditions/HeartAttack/DiagnosingaHeartAtt... (cited Sept 2017)

3.Healthline. What Causes Chest Pain? Available from : http://www.healthline.com/symptom/chest-pain (cited Sept 2017)

4.American College of Gastroenterology. Non-cardia Chest Pain. Available from : http://patients.gi.org/topics/non-cardiac-chest-pain/ (cited Sept 2017)

5.PatientCare. Uneplained Chest Pain. Available from : http://www.patientcareonline.com/fibromyalgia/unexplained-chest-pain (cited Sept 2017)

 

 

WIDPAC0817206/09