Skip directly to content

Tujuh Tanda Kanker yang Mesti Diwaspadai

08/09/17

 

Sebagai penyakit yang masih sulit disembuhan ketika terdeteksi di stadium lanjut, maka penting sekali untuk mengenali tanda-tanda dan gejala kanker. Tubuh manusia pada umumnya akan mengirimkan sinyal jika terdapat penyimpangan. Sehingga ketika ada perubahan di tubuh yang tidak normal, maka dapat dijadikan semacam alarm atau peringatan dini.

Siapa saja dapat menderita kanker. Meskipun penyakit ini umumnya didapatkan di usia di atas 40-50 tahun, tetapi gejalanya dapat dirasakan beberapa tahun sebelumnya. Pada tahap dini, kanker umumnya tidak menunjukkan gejala. Tetapi kanker yang ganas akan tumbuh dengan cepat sehingga dapat dideteksi. Kanker yang semakin besar juga akan menekan saraf sehingga menimbulkan nyeri, menembus pembuluh darah sehingga menimbulkan perdarahan, atau mengganggu fungsi organ tempat ia tumbuh.

Semakin dini kanker ditemukan tentu peluang kesembuhan semakin besar karena pengobatannya tidak serumit ketika kanker sudah berada pada stadium lanjut dan menyebar ke organ-organ lain. Untuk mencegah hal itu terjadi, inilah tujuh tanda yang kemungkinan berkaitan dengan kanker:

  • Luka atau sariawan di mulut yang tidak kunjung sembuh
  • Perdarahan yang tidak biasa
  • Adanya benjolan di payudara, testis, atau organ lain
  • Gangguan pencernaan atau kesulitan menelan
  • Perubahan yang sangat jelas baik dalam ukuran, warna, bentuk maupun ketebalan dari tahi lalat, tanda lahir atau luka di mulut.
  • Batuk atau suara parau yang tidak kunjung sembuh

Gejala lain yang menetap seperti batuk disertai darah, nyeri kepala persisten, turun berat badan dan nasfu makan secara signifikan, nyeri kronik di tulang, mual dan muntah, demam terus menerus atau mengalami infeksi berulang.

Gejala-gejala tersebut jika berlangsung menetap setidaknya 3 minggu bisa jadi menunjukkan indikasi kanker dan harus dipastikan dengan pemeriksaan di rumah sakit. Ada lebih dari 200 jenis kanker dengan gejala yang berbeda. Tidak mungkin menghapal atau mengingat semuanya. Tetapi setidaknya kita harus tahu apa yang normal dan tidak normal di tubuh kita. Beberapa bagian tubuh dapat kita lihat atau kita pegang. Sebagai contoh, mendeteksi kanker payudara dapat dilakukan dengan memeriksa adanya benjolan atau perubahan bentuk kulit payudara.

Untuk anggota tubuh yang tidak dapat dilihat, atau organ bagian dalam, cara mendeteksinya dengan rasa atau peristiwa tidak biasa seperti batuk tetapi disertai darah, atau ada darah di feses, dan gejala-gejala lainnya.

Umumnya kanker terdeteksi terlambat karena penderitanya tidak tahu, atau mengabaikan gejala. Atau bisa jadi merasakan gejala dan tanda-tanda kanker tetapi menunda untuk datang ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan.  

 

Referensi:

http://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cancer-symptoms

http://www.webmd.boots.com/cancer/cancer-symptoms

 

PP-CPF-IDN-0075-AUG-2018