Skip directly to content

Waspadai Pneumonia pada Lansia, Ingat 4 Langkah Pencegahannya!

19/10/20

Jakarta, 19 October 2020 — Pneumonia merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia. Hal ini terlihat dengan tingginya angka kematian akibat pneumonia, terutama pada orang lanjut usia (lansia). Pada tahun 2017, lebih dari 43.000 orang di Indonesia meninggal akibat pneumonia. Lebih dari 66% kematian akibat pneumonia tersebut terjadi pada kelompok usia di atas 50 tahun.1

Lansia merupakan kelompok yang lebih rentan terhadap penularan berbagai penyakit infeksi, termasuk pneumonia.2 Paparan polutan dan asap rokok, penyakit penyerta, serta penurunan kekebalan tubuh akibat penuaan menjadi beberapa faktor risiko infeksi pneumonia terhadap kelompok usia ini.2,3 Tanpa perawatan yang benar, pneumonia dapat mengakibatkan komplikasi seperti kesulitan bernafas, infeksi aliran darah, penumpukan cairan atau nanah di dalam atau di sekitar paru hingga kematian.2

Walaupun terdengar mengerikan, kebanyakan kasus kematian akibat pneumonia sesungguhnya dapat dicegah.3 Anda dapat melindungi diri dari pneumonia dengan menjalankan empat langkah ‘AKAL’ Sehat berikut:

  1. A - Awasi Bahaya Pneumonia
    Pneumonia adalah peradangan pada kantong udara (alveoli) di paru-paru yang menyebabkan kantong udara di paru-paru terisi dengan cairan dan nanah.5 Penyakit ini dapat menyebabkan kesulitan bernafas dan berbagai komplikasi kesehatan serius mulai dari abses paru-paru, infeksi darah atau sepsis, gagal organ, meningitis, hingga kematian. 2,3,5
  1. K - Kenali Penyebab dan Gejalanya
    Pneumonia terjadi akibat adanya infeksi bakteri, virus, dan jamur. Salah satu penyebab pneumonia yang paling umum adalah infeksi dari bakteri Streptococcus pneumoniae (pneumokokus). Agen tersebut dapat berpindah melalui udara misalnya ketika batuk atau bersin, melalui darah, atau dari permukaan yang terkontaminasi.2,5

    Gejala awal pneumonia meliputi sesak napas, nyeri dada, demam, batuk, dan kehilangan nafsu makan, yang mudah disalahartikan sebagai gejala flu biasa. Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mengalami gejala tersebut.2,5

  1. A - Ayo imunisasi PCV untuk Mencegah
    Imunisasi adalah cara paling efektif untuk melindungi diri dari pneumonia. Saat ini, tersedia imunisasi PCV (pneumococcal conjugate vaccine) yang bisa mencegah penyakit akibat infeksi bakteri pneumokokus, yakni salah satu penyebab pneumonia yang paling umum ditemukan.2,3,4,5
  1. L - Lakukan dengan konsultasi dokter
    Imunisasi PCV sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang rentan terkena infeksi pneumokokus, termasuk balita di bawah usia 2 tahun dan lansia berusia di atas 50 tahun. Jadwal imunisasi PCV untuk orang dewasa berbeda dengan balita. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan jadwal imunisasi yang tepat untuk Anda dan orang-orang terkasih!4,5

***

Referensi:

  1. Global Burden of Disease Collaborative Network. Global Burden of Disease Study 2017 (GBD 2017) Results. Seattle, United States: Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), 2018. Available from: https://ourworldindata.org/grapher/pneumonia-and-lower-respiratory-diseases-deaths?country=~IDN [Accessed 29 September 2020].
  2. Center for Disease Control and Prevention. Pneumococcal Disease. Available from: https://www.cdc.gov/pneumococcal/about/symptoms-complications.html. [Accessed 10 July 2020]
  3. Bernadeta Dadonaite. 2018. Pneumonia. Published online at OurWorldInData.org. Available from: https://ourworldindata.org/pneumonia [Accessed 29 September 2020].
  4. Pneumonia. Available from: https://www.alodokter.com/pneumonia [Accessed 29 September 2020].
  5. Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI. Pedoman Imunisasi Pada Orang Dewasa. 2017. Interna Publishing Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam; 2017. P. 157-165.

Tentang Pfizer: Terobosan yang Mengubah Kehidupan Pasien 

Di Pfizer, kami menerapkan ilmu pengetahuan dan sumber daya global kami untuk menciptakan terapi kepada masyarakat yang bisa memperpanjang dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara signifikan. Kami berusaha keras untuk menetapkan standar pada kualitas, keamanan dan nilai dalam penemuan, pengembangan dan pembuatan produk layanan kesehatan, termasuk obat-obatan dan vaksin yang inovatif. Setiap harinya, mitra kerja Pfizer di seluruh dunia bekerja pada sektor pasar yang maju dan berkembang untuk meningkatkan kesehatan, pencegahan, perawatan dan penyembuhan yang mampu melawan penyakit yang paling ditakuti saat ini. Sejalan dengan tanggung jawab kami sebagai salah satu biofarmasi inovatif perdana di dunia, kami berkolaborasi dengan penyedia layanan kesehatan, pemerintah, dan komunitas lokal untuk mendukung dan memperluas akses layanan kesehatan yang andal dan terjangkau di seluruh dunia. Selama lebih dari 150 tahun, kami bekerja untuk membuat perubahan bagi siapapun yang mengandalkan kami.

Selain itu, untuk mempelajari lebih lanjut, sila kunjungi kami di www.Pfizer.com dan follow Twitter kami di @Pfizer dan @Pfizer News, LinkedIn, YouTube, serta berikan like pada Facebook kami di Facebook.com/Pfizer.

Untuk informasi media, silakan menghubungi: 

Reyandra Dio Boentoro
Associate, Maverick PR
+62 815 1970 1603
reyandra@maverick.co.id