• Medical Information Contacts

  • News and Media

  • Contact us

Diagnosis Penyakit Pneumonia, Penyebab, dan Penanganannya

Tentang Penyakit Pneumonia

Penyakit Pneumonia disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae yang dapat mengakibatkan berbagai jenis penyakit dan infeksi yang serius.  Bakteri disebarkan melalui percikan (droplet), atau melalui kontak langsung dengan air liur atau lendir yang terinfeksi.  

Meskipun siapa pun bisa terkena penyakit pneumonia, orang-orang pada usia tertentu atau dengan kondisi medis tertentu berisiko lebih tinggi terkena berbagai jenis penyakit pneumonia.

Penyakit Pneumonia pada Anak
Penyakit pneumonia pada anak juga dapat disebabkan oleh bakteri pneumokokus non-invasif. Anak berusia di bawah dua tahun memiliki risiko tertinggi terkena penyakit ini. Menurut UNICEF, pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar kedua pada balita di Indonesia.  Balita sangat rentan terpapar penyakit ini karena sistem  imun mereka belum berkembang dengan baik.

Penyakit Pneumonia pada Dewasa 
Salah satu jenis penyakit pneumonia pada dewasa adalah Pneumonia Pneumokokus, yaitu jenis pneumonia bakterial yang paling umum.  Dikarenakan usia, orang dewasa di atas 65 tahun berada pada risiko tertinggi untuk penyakit pneumokokus apalagi jika penderita memiliki kondisi kesehatan kronis tertentu dapat membuatnya lebih rentan terhadap pneumonia pneumokokus.  Faktor risiko pneumonia pneumokokus meliputi diabetes, asma, penyakit paru obstruktif kronis, sistem kekebalan tubuh yang lemah, merokok, dan alkoholisme. Gejala pneumonia pneumokokus meliputi demam tinggi, keringat berlebihan, menggigil kedinginan, batuk, sulit bernafas, dan sesak nafas. Penderita pneumonia pneumokokus memerlukan rawat inap paling tidak enam hari, dan dalam beberapa kasus yang berat dapat menyebabkan kematian.  

Bagaimana Penyakit Pneumonia Didiagnosis?
Diagnosis dan penanganan bervariasi tergantung pada jenis yang disebabkan bakteri pneumokokus yang diderita pasien.  Penyakit yang disebabkan bakteri pneumokokus, termasuk pneumonia dapat diobati dengan antibiotik. Namun demikian, salah satu cara terbaik untuk membantu melindungi diri dari jenis penyakit infeksi ini adalah melalui vaksinasi.

Sumber:
UNICEF. Rights to Breathe: Addressing Pneumonia on Children. Diakses pada tanggal 5 Februari 2021 melalui
https://www.unicef.org/indonesia/stories/pneumonia-lombok.
Center for Disease Control and Prevention. Pneumococcal Disease. Diakses pada tanggal 5 Februari 2021 melalui
https://www.cdc.gov/pneumococcal/about/symptoms-complications.html.

PP-PFE-IDN-0122-JUL-2021
  • Fokus Kami pada Terapi Penyakit Langka

  • Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Resistensi Antibiotik

  • Mengenal Imunisasi PCV

  • Ketahuilah Manfaat dari Vaksinasi Pneumonia untuk Orang Dewasa

  • Tentang ASA DARA

  • Fakta Tentang Kanker Payudara Yang Perlu Anda Ketahui

  • Mencegah Resistensi Antimikroba

 
HEALTH AND WELLNESS Disease and Conditions Patient Awareness and Assistance OUR SCIENCE  Focus Area OUR PEOPLE Our Values The Journey in Indonesia Talent Development in Indonesia  Graduate Trainee Program OUR PURPOSE About Pfizer Commitment to Global Health A New Pfizer OUR PRODUCTS How Drugs are Made Upjohn Medical Information Contacts