Contact UsInvestors

News and Media

CareersScienceContact Us
Waspada Obat Palsu! Ini Cara Mengenalinya!

Pernahkah Anda terpikir mengenai keaslian obat yang Anda konsumsi? Faktanya, obat palsu beredar luas, terutama di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. World Health Organization (WHO) memperkirakan 10-40% obat di negara-negara berkembang bisa jadi palsu!

 

Obat palsu adalah obat yang dibuat mirip dengan obat aslinya, namun tidak/sedikit mengandung zat aktif sebagaimana yang tertera di label. Obat palsu juga bisa mengandung zat-zat berbahaya yang mengancam kesehatan.

 

Jika mempertimbangkan kemungkinan angka di mana hampir setengah dari obat-obatan yang beredar adalah obat palsu, kita harus sangat hati-hati dalam membedakan mana obat asli dan obat palsu. Meski sulit, ada beberapa ciri yang bisa Anda amati:

 

Perhatikan tulisan pada label: BPOM mengharuskan produsen obat untuk membuat label yang lengkap dan jelas tanpa kesalahan. Sebelum Anda mengonsumsi obat, apakah ada kesalahan ejaan pada nama obat, produsen, atau bahan utama? 

Perhatikan kondisi kemasan: Kemasan obat harus dalam keadaan tersegel dan rapi hingga sampai ke tangan konsumen. Apakah kemasan obat Anda dalam kondisi tersegel dan rapi saat anda menerimanya?

Amati bentuk dan kualitas obat: Obat asli memiliki bentuk seragam dan tidak mudah hancur. Sebelum dikonsumsi, pastikan apakah bentuk atau ukuran obat berbeda? Periksa juga apakah ada jamur pada obat atau serbuk yang berlebih.

Jika ragu atau menemukan ciri kejanggalan, jangan konsumsi obat tersebut. Segera hubungi dokter, apotek atau BPOM untuk memastikan.

 

Untuk keamanan, belilah obat hanya di apotek resmi atau situs online terpercaya. Tapi, akan lebih baik jika Anda juga mengetahui ciri obat palsu, sehingga Anda dapat melindungi diri dan keluarga dari bahaya obat palsu ini.

 

Laporan Efek Samping

Jika Anda mengalami efek samping setelah mengonsumsi obat-obatan produksi Pfizer, hubungi DSU Indonesia di [email protected].

 

Artikel ini diambil dari www.Pfizer.com.au, “How to Identify Fake Medicines”, diakses melalui https://www.pfizer.com.au/your-health/managing-your-health/your-medicines/how-to-identify-fake-medicines pada 30 Maret 2024.

 

Referensi:

Counterfeit medicines. Centers for Disease Control and Prevention. https://wwwnc.cdc.gov/travel/page/counterfeit-medicine. Published July 7, 2021. Accessed 4 November 2022.

 

Pranala luar:

Counterfeit medicines and medical devices: https://www.tga.gov.au/safety/counterfeit-products/counterfeit-medicines-and-medical-devices

How to spot a counterfeit medicine: https://www.tga.gov.au/news/blog/how-spot-counterfeit-medicine

How to safely dispose unwanted medicines: https://www.tga.gov.au/safe-disposal-unwanted-medicines

 

PP-UNP-IDN-0518-APR-2024


 

  • Fokus Kami pada Terapi Penyakit Langka

  • Hal-hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Resistensi Antibiotik

  • Mengenal Imunisasi PCV

  • Ketahuilah Manfaat dari Vaksinasi Pneumonia untuk Orang Dewasa

  • Fakta Tentang Kanker Payudara Yang Perlu Anda Ketahui

  • Mencegah Resistensi Antimikroba

News and MediaCareer Privacy StatementTerms of Use Contact Us

Copyright © 2024 PT Pfizer Indonesia. All rights reserved.
PP-UNP-IDN-0134-OCT-2023